Stereotip Visioner
Stereotip
Visioner adalah penilaian terhadap visi seseorang hanya berdasarkan persepsi
terhadap kelompokdimana visi orang tersebut dapat dikategorikan. Bagaimana kita
bisa membuktikan kepada publik bahwa kita bisa membawa perubahan dalam
organisasi tertentu dan yang tentunya dengan kepemimpinan yang efektif dan
efesien. Bisa memberikan jawaban yang dapat menjadikan rasa kepercayaan penuh
publik kepada seorang pemimpin serta secara terbuka dalam menjalankan
kepemimpinan. Sehingga nanti kita bisa dikatakan sebagai "SMART
LEADERSHIP" baik dalam proses belajar maupun pengalaman.
Faktor-faktor pendukung:
- kesamaan
tujuan dalam merealisasikan visi.
- dukungan
teori yang telah dipelajari mengenai kepemimpinan.
- mempunyai
pengalaman seorang pemimpin.
- kepercayaan
dari anggota maupun masyarakat.
Faktor-faktor penghambat:
- tidak
ada dukungan dari anggota.
- kepentingan
diri sendiri.
- tidak
mempunyai pengalaman.
Untuk
bisa memecahkan masalah diatas tentunya dengan memberikan kepercayaan anggota
kepada pemimpin, menjalin komunikasi yang baik, serta meningkatkan kerja sama
antara pemimpin dengan anggota. Seorang pemimpin juga harus bisa memimpin
dengan situasional yang cocok dengan anggota yang dipimpin supaya dalam
pembuatan sebuah kebijakan mendapat dukungan penuh dari anggota, agar
menjadikan kita sebagai seorang yang dikatakan "SMART LEADERSHIP".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar