Rabu, 09 Juli 2014

Human Relation dalam dunia perusahaan

Human relation dalam arti sempit dapat diartikan sebagai komunikasi peruasif yang dilakukan seseorang kepada orang lain secara tatap muka dalam situasi kerja, dan dalam organisasi perusahaan dengan tujuan untuk menggugah kegairahan dan kegiatan kerja dengan semangat kerja sama yang produktif dengan perasaan senang dan puas.
Dalam lingkungan bisnis, human relation dirasakan sangat penting oleh para manajer, karena Human relation dapat menghilangkan kerugian akibat salah komunikasi dan salah interpretasi yang terjadi antara manajer beserta para pegawainya dengan publik diluar organisasi. Dengan demikian para manajer perlu melakukan human relation, baik pada khalayak atau publik di dalam organisasi, maupun kepada khalayak diluar organisasi selain dalam hubungan dengan tugas pekerjaan, juga diluar tugas pekerjaan. Human relation perlu dilaksanakan untuk meniadakan gangguan sebagai akibat salah komunikasi dan salah interpretasi. Lebih-lebih untuk untuk menghilangkan frustasi terutama frustasi agresif, serta menggugah kegairahan dan kegiatan kerja. Diluar tugas pekerjaan pun, para manajer, baik manajer tingkat tinggi, tingkat menengah maupun tingkat rendah, serta seluruh pegawai sepantasnya selalu melakukan human relation dengan siapapun, selain dengan orang-orang yang ada sangkut-pautnya dengan organisasi, juga dengan mereka yang tidak ada hubungannya. Human relation ini dilakukan di perkumpulan-perkumpulan olah raga, keagamaan, kesenian, dalam konverensi, seminar dan lain sebagainya, bahkan di tempat-tempat umum seperti restoran, stasiun, toko dan lingkungan rumah. Hal ini dilakukan demi menjaga citra organisasi perusahaan. Prilaku seluruh pegawai perusahaan yang baik dan etis. Human Relation dalam perusahaan memainkan peran dalam hal konseling, ditinjau dari segi komunikasi Konseling adalah komunikasi antar persona. Yang bertindak sebagai konselor adalah manajer atau pemimpin (kepala bagian, kepala sekasi, dan supervisor). Sedangkan konselingnya adalah karyawan yang menghadapi suatu masalah atau mengalami frustasi. Peran konselor hanyalah memberikan pengertian tentang masalah yang belum jelas serta memberi nasehat. dan konseli sendirilah yang akan mengambil keputusan.

Dengan demikian besarnya fungsi dari human relation sangat diutamakan dalam sebuah perusahaan demi menjaga relasi dengan public, namun bukan hanya kepada public melainkan atasan dengan bawahan sama seperti yang tela dijelaskan diatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar